Ketakutan kita yang terdalam bukanlah bahwa kita tidak memadai.
Ketakutan kita yang terdalam adalah bahwa kita memiliki kekuatan yang tak terukur.
Cahaya diri kita, bukan kegelapan, yang kita yang takuti.
Kita bertanya pada diri sendiri, siapakah aku menjadi cemerlang, cantik, berbakat dan hebat?
Sebenarnya, kita tidak ditakdirkan menjadi apa?
Kamu adalah anak Tuhan.
Ketika kamu melakukan hal-hal kecil, kamu tidak melayani dunia.
Tidak ada pencerahan tentang merasa kecil sehingga orang lain tidak akan merasa tidak aman di sekitar Anda.
Kita dilahirkan untuk memanifestasikan kemuliaan Tuhan yang ada dalam diri kita.
Ini bukan hanya dalam sebagian dari kita, ini ada dalam semua orang.
Dan ketika kita membiarkan cahaya kita bersinar, kita secara tidak sadar memberi izin orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Ketika kita dibebaskan dari rasa takut kita sendiri, kehadiran kita secara otomatis membebaskan orang lain.
Labels
- Air Mata Kasih Sayang (1)
- Cinta Ku (1)
- Hanya Ada 3 Hari Dalam Hidup (1)
- Harapan (1)
- http://puisi-sangpenyair.blogspot.com/ (3)
- http//www.puisi-sangpenyair.com (3)
- Indahnya Sahabat.... (1)
- Kata Cinta (2)
- mimpi indah (1)
- Mutiara Cinta Sejati (1)
- puisi cinta (2)
- puisi terbaik.pena kencana.com (2)
- Puisi Untuk Sahabat (2)
- puisi_sangpenyair.penakencana.blogsport.com (1)
- puisi_sangpenyair.segerjah harapan.blogsport.com (1)
- puisi-sangpenyair.blogsport.com (3)
- pusi_sangpenyair.blogsport.com (1)
- radenbeletz.blogdetik.com (1)
- Sakit Hati (1)
- satu hal (1)
- Semua Tentangnya (1)
- www.bahasa-jiwa.com (2)
www.penakencana.com. Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
- Ola elveri kehutanan Unib
- mukomuko, bengkulu, Indonesia
- marikita belajar bersama-sama dengan orang yang sudah sukses dengan mengetahui motivasi mereka
Pengikut
Kamis, 28 Oktober 2010
Langganan:
Komentar (Atom)
